Simon McMenemy: Uji Coba Lawan Bali United Bagus Bagi Timnas Indonesia

Bali United dirasakan punya level di atas Perth Glory, yang sempat ditumbangkan timnas Indonesia. Timnas Indonesia bakal menjajal Bali United secara tertutup, hari (20/3) ini. Uji coba itu atas permintaan pelatih Simon McMenemy sebagai rangkaian pekerjaan TC di Bali.

Sebelumnya, Indonesia sudah melangsungkan TC di Australia dan melakoni laga uji yang diadakan bandar judi bola kontra Perth Glory. Kemenangan dengan skor 3-1 didapat Indonesia, berkat tiga gol dari Rahmat Syamsuddin.

“Dibandingkan laga terakhir ini level yang lebih tinggi, saat di Australia mereka bekerja keras dan menghadapi kesebelasan dengan kelebihan fisik, dan secara teknik, kami kesebelasan yang lebih kuat,” ucap McMenemy.

“Bali United bakal jadi tugas yang berat untuk kami, mereka punya tidak sedikit pemain bagus yang paling saya kenal, maka ini akan paling bagus guna kami,” imbuh eks pelatih Bhayangkara FC itu.

Timnas Indonesia U-23 sempat menjajal Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Namun, pelatih Indra Sjafri kecewa sebab Bali United tidak cukup memberikan perlawanan dan memasang pemain lapis kedua.

“Tentu saja, saya tidak jarang kali optimistis di seluruh pertandingan, baik di persahabatan inginkan pun di laga internasional. Tapi kami mesti respek pada Bali United, mereka memainkan kesebelasan muda [saat lawan U-23]. Saya rasa Indra Sjafri pun bilang untuk media,” ucap McMenemy.

“Saya pikir ini bagus guna segi taktikal kedua tim, laga persahabatan ini pun bagus guna Bali United. Pasti ini adalahuji jajaki yang dapat menolong Bali United, bukan hanya berfungsi untuk timnas.”

Pemain Timnas Indonesia Sempat Gugup Saat Lawan Bali United

Pertandingan uji jajaki timnas Indonesia kontra Bali United selesai tanpa pemenang. Timnas Indonesia melulu mampu memetik hasil imbang 1-1 saat bersua Bali United pada laga uji jajaki di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (20/3). Namun, pelatih Merah Putih Simon McMenemy, menyatakan puas dengan penampilan anak asuhannya.

Pada pertandingan itu timnas Indonesia sempat terbelakang di babak kesatu lewat gol Gunawan Dwi Cahyo. Beruntung, Manahati Lestusen dapat menyamakan status melalui titik putih.

Berdasarkan keterangan dari McMenemy semua pemain timnas Indonesia sempat canggup pada babak kesatu. Akibatnya, permainan yang diharapkannya tidak terbit secara baik sampai-sampai kebobolan.

“Babak kesatu kami memulainya dengan tidak banyak bertahan dan kami nampak tidak banyak gugup. Ada sejumlah pemain muda yang main, namun kami dapat menahan Bali United yang mempunyai sedikitnya dua kesempatan matang guna menjadi gol,” kata McMenemy.

“Pertahanan kami kecurian saat tendangan penjuru, kami mesti membenahi tersebut di masa-masa yang tak banyak. Tapi, selebihnya kami dapat bertahan dengan baik, kami juga dapat membuat sejumlah peluang, namun kami tidak banyak terlalu defensif.”

“Pada babak kedua kami jajaki bermain dengan garis yang lebih tinggi, kami menunjukkan permainan yang lebih powerful dan lebih tenang. Kami bermain menyerang, membuat tidak sedikit peluang, dan menguasai 70 persen penguasaan bola,” tambahnya.

Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *