Liverpool Comeback Kontra Barcelona Dengan Agrerat 4 -3

Liverpool Comeback Kontra Barcelona Dengan Agrerat 4 -3

Ekspresi pemain Liverpool, Georginio Wijnaldum, setelah membobol gawang Barcelona pada leg kedua semifinal Liga Champions 2018-2019 di Stadion Anfield

Liverpool melakukan keajaiban untuk Anfield. The Reds maju ke final Liga Champions setelah mengalahkan Barcelona 4-0 di leg pertama semifinal Liga Champions 2018-2019, Rabu (5/8/2019) dini hari. Kemenangan tersebut memungkinkan Liverpool untuk lolos dengan total 4-3. Seperti yang kita tahu, Liverpool telah menanggung beban berat pada pertandingan karena defisit tiga gol setelah mengalahkan Barcelona 0-3 di Camp Nou pekan lalu.

Sebelum pertempuran ini, bandar bola Indonesia memperkirakan bahwa Liverpool akan menghadapi misi yang mustahil untuk menang. Selain itu, Barcelona memiliki senjata mematikan dalam bentuk Lionel Messi. Namun, Liverpool mampu menjawab keraguan dan memperbaiki situasi. Liverpool, yang memecahkan defisit tiga gol, langsung menghantam pertahanan Barcelona. Peluang pertama didapat saat pertandingan masih berjalan satu menit. Namun, tembakan Xherdan Shaqiri tidak pada tempatnya.

Setelah itu, The Reds terus mendukung. Gol untuk Anfield akhirnya lahir pada menit ketujuh. Gol ini dimulai ketika Jordi Alba mengontrol balon dengan salah. Sadio Mane, yang memberi makan Jordan Henderson ke kotak penalti, melakukan kesalahan. Henderson menerima bola dengan lancar dan terus mencetak gol. Kiper Barcelona Marc-Andre Ter Stegen berhasil membersihkan bola dari tembakan Henderson. Namun, muntah itu ditabrak oleh Divock Origi.

Gol ini membuat Barcelona unggul. El Blaugrana telah menggantikan peluang seperti Lionel Messi dan Philippe Coutinho. Namun, kedua upaya tersebut gagal mencapai tujuan. Skor 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama. Di babak kedua, Liverpool langsung bermain dengan energi tanpa batas. Mereka memiliki peluang di menit ke-49 dan ke-50 berkat Sadio Mane dan Virgin van Dijk. Namun, upaya mereka belum menghasilkan gol tambahan.

Upaya Liverpool membuahkan hasil di menit ke-54 dengan babak baru baru Georginio Wijnaldum. Alexander-Arnold menyisir sisi kanannya dan melepaskan umpan ke area penalti. Bola yang brilian disambar oleh Wijnaldum yang berhasil. Skornya 2-0.

Liverpool jadi Menggila

Dua menit kemudian, Wijnaldum mengalahkan kiper Andre Ter Stegen lagi. Kali ini, Shaqiri melepaskan umpan silang dari kiri dan bola dengan sempurna diarahkan oleh Wijnaldum. Luis Suarez dan Lionel Messi, dua bintang Barcelona, ​​hanya bisa terkejut melihat gol mereka runtuh dua kali dalam beberapa menit. Liverpool kembali, skornya 3-0.

Barcelona, ​​kaget, berusaha mencetak gol. Peluang datang di menit ke-66 ketika Van Dijk membobol Messi dan mendapat kartu kuning. Barca mendapat tendangan bebas. Sayangnya, upaya Messi juga gagal menghasilkan gol balasan. Alih-alih mendapatkan gol, Barcelona malah kebobolan di menit ke-79. Gol ini datang dari sudut yang diambil oleh Alexander Arnold. Dia dengan cepat mengambil belokan kanan Divock Origi, yang berdiri bebas.

Dia dengan cerdik menyontek bola ke sudut gawang Barcelona. Liverpool 4-0 dan menang 4-3 atas Barcelona. Skor tersebut bertahan hingga akhir pertandingan. Liverpool memastikan lolos ke final Liga Champions 2018-2019. Mereka akan menghadapi pemenang pertandingan semifinal lain antara Tottenham Hotspur dan Ajax Amsterdam.

Nasib Tragis Manchester United, Gagal Ke Liga Champions

Nasib Tragis Manchester United, Gagal Ke Liga Champions

Tragis, Mimpi Man United ke Liga Champions Dikandaskan Klub Juru Kunci

Huddersfield Town telah terdegradasi sejak Maret dan hanya mencetak empat poin dalam 24 pertandingan terakhir. Klub bawah klub telah menghancurkan impian Manchester United tentang Liga Champions.

Meskipun tidak kalah, pertandingan dengan Huddersfield dapat dianggap sebagai titik terendah dari penampilan MU musim ini. Dalam pertandingan yang sangat penting untuk tujuan Liga Champions, justru undian yang Paul Pogba et al. Disini Manchester United mengalami kehancuran tidak masuk ke Liga Champion, karena hanya sampai di posisi 6 liga Inggris. Bandar bola Indonesia memberikan infrmasi terbaru tanta bola, nantinya akan diberikan beberapa prediksi.

Kegagalan Manchester United Untuk Masuk ke Liga Champions

Scott McTominay mencetak gol cepat di Stadion John Smith. Namun setelah itu, MU tidak suka bisa mencetak gol kedua. Hingga David De Gea akhirnya dikirim ke lapangan setelah serangan balik cepat dan golnya kebobolan. Laga selesai dengan skor 1-1.

Poin tambahan memaksa MU untuk menghapus impian lolos ke Liga Champions musim depan. Dengan hanya satu pertandingan di Liga Premier musim ini, Manchester United tidak bisa mengejar Tottenham Hotspur di tempat keempat di Liga Premier, yang kini unggul empat poin.

Meskipun Manchester United sedang naik daun dan sangat jauh dari konsisten, hasil imbang melawan Huddersfield sebenarnya merupakan kekalahan besar. Huddersfield saat ini adalah tim penjaga gawang. Dari 37 pertandingan yang dimainkan, mereka hanya menang tiga kali menang, enam kali imbang (termasuk MU) dan 28 kekalahan.

Bukan hanya wali. Klub yang dijuluki The Terriers adalah yang pertama kali terdegradasi musim ini. Pada 30 Maret, mereka mengkonfirmasi kembalinya mereka ke divisi setelah kalah 0-2 di kandang melawan Crystal Palace. Huddersfield mengikat rekor liga Peremier untuk klub terdegradasi tercepat, terutama ketika Liga Premier memiliki enam pertandingan lagi.

Secara teknis, Huddersfield sekarang adalah klub terburuk di Liga Premier. Selain jumlah poin terkecil (15), mereka juga merupakan tim terburuk dalam hal produktivitas (21 gol) dan peringkat kedua di antara klub yang paling kebobolan (75).

Nathan Ake Mencetak Gol Kemenangan Bournemouth Atas Tottenham Hotspur.

Nathan Ake Mencetak Gol Kemenangan Bournemouth Atas Tottenham Hotspur

Diwarnai 2 Kartu Merah, Bournemouth Tekuk Tottenham

Bournemouth berhasil mengalahkan sembilan pemain Tottenham Hotspur pada minggu ke 37 Liga Premier di Stadion Vitality, Sabtu (4/5/2019). Bournemouth menang tipis 1-0 berkat gol Nathan Ake di akhir pertandingan.

Dalam laga ini, misi Tottenham adalah mengunci tiket ke Liga Champions. Namun, tim Mauricio Pochettino tidak menang setelah kehilangan dua pemain yang menerima kartu merah.

Meski bermain sebagai tamu, Tottenham telah menguasai permainan dengan lebih baik, bahkan mereka mampu berulang kali menciptakan peluang berbahaya.

Kiper Bournemouth, Travers, layak mendapat pujian. Tiga kali, dia menyelamatkan tujuannya agar tidak rusak.

Kesempatan pertama Dele Alli dengan tendangan kaki kanan dari luar kotak, Travers masih bisa digagalkan.

Lalu Travers dengan gemilang mempertahankan tembakan, Lucas Moura, yang ditinggalkan menghadap kiper. Setelah itu, tajuk Dele Alli masih bisa diabaikan oleh Travers.

Sementara itu, Bournemouth, yang memiliki lebih banyak perlawanan, hanya mengandalkan serangan balik. Namun upaya mereka sering digagalkan oleh pemain Totteham melalui pelanggaran yang cukup sulit.

Disastrous mendekati Tottenham setelah Son Heung-Min diusir keluar pada menit akhir babak pertama. Putranya terlihat memukul salah satu pemain Bournemouth.

Babak kedua

Pertandingan hanya berlangsung tiga menit, Tottenham telah kehilangan pemain lain. Juan Foyth dijatuhi hukuman kartu merah karena melakukan pelanggaran berat.

Situasi ini segera digunakan oleh tim tuan rumah. Sekarang mereka cukup bebas untuk mengendalikan permainan. Sebaliknya, Tottenham lebih mungkin bertahan.

Namun, upaya mereka selalu gagal. Bek Tottenham cukup disiplin untuk mempertahankan pertahanannya.

Peluang didapat 68 menit oleh Adam Smith. Tapi, tendangannya hanya menghasilkan tendangan sudut.

Kemudian giliran Nathaniel Clyne untuk mencoba peruntungannya. Namun, kiper Tottenham masih bisa mengamankan tendangannya.

Hingga 10 menit terakhir, Bournemouth masih berjuang untuk masuk ke lini belakang Tottenham.

Namun, ketika pertandingan datang di menit ke-91, gol yang ditunggu Bournemouth diciptakan oleh Nathan Ake. Menerima bantuan Ryan Fraser dari sudut, Ake melanjutkan dengan sundulan dari jarak dekat.

Aaron Ramsey Dan Unai Emery Berpisah Akhir Musim

Aaron Ramsey Dan Unai Emery Berpisah Akhir Musim

Emery Mau Nikmati Akhir Kebersamaan dengan Ramsey

Manajer Unai Emery mengkonfirmasi bahwa perjalanan Aaron Ramsey dengan Arsenal telah berakhir. Dia ingin menikmati saat-saat terakhir keramahtamahan dengan Ramsey.

Ramsey cedera hamstring saat membela Arsenal melawan Napoli di leg kedua perempat final Liga Eropa. Cedera itu menyebabkan timnya bersama Arsenal selesai lebih cepat.

Gelandang berusia 28 tahun itu akan menelan biaya Juventus musim depan. BBC juga mengumumkan bahwa Ramsey telah mengucapkan selamat tinggal kepada rekannya dari Arsenal dari ruang perawatan.

Meskipun dia tidak dapat membantu Arsenal untuk sisa musim ini, Emery mengatakan Ramsey masih bersama London Cannon, meskipun dia tidak berada di lapangan.

“Ya, kita tidak bisa memainkannya lagi, pada kenyataannya, dia melakukan kinerja yang baik ketika dia terluka,” kata Emery.

“Seperti aku, ini adalah pengalaman yang baik dengannya, hatinya merah, aku ingin menikmati bersamanya, aku ingin melakukan sesuatu yang penting dengannya, dia tidak di tanah tetapi dia dengan kami, “kata Emery.

Arsenal akan menghadapi Valencia di semifinal Liga Eropa, Jumat (3/5/2019) dini hari WIB. Para penembak pertama kali disambut sebelum perubahan, seminggu kemudian.

Luciano Spalletti Masih Akan Melatih Inter Milan Pada Musim Depan

Luciano Spalletti Masih Akan Melatih Inter Milan Pada Musim Depan

Inter Jamin Posisi Spalletti Masih Aman

Inter Milan menjamin posisi Luciano Spalletti sebagai pelatih masih aman. CEO Inter, Beppe Marotta, mempertimbangkan Spalletti masih akan melatih pada musim depan.

Inter musim ini berpeluang besar finis di tiga besar klasemen Liga Italia. Nerazzurri saat ini menempati peringkat ketiga klasemen dengan 62 poin dari 34 laga.

Melainkan Inter gagal di Liga Champions dan Coppa Italia. Setelah terhempas ke Liga Europa, Ivan Perisic dkk juga tak kapabel melangkah lebih jauh.

Sempat timbul berita yang menyebut bahwa Inter berkeinginan mengganti pelatih. Antonio Conte jadi nama yang paling pesat dihubungkan dengan La Beneamata.

Bicara pada sebuah acara di Milan, Marotta bahkan menghindari pertanyaan soal pelatih Inter musim depan. Dia mempertimbangkan bahwa Spalletti masih akan menempati tempat duduk pelatih.

Apakah aku sudah memilih pelatih untuk tahun depan? Pelatihnya Spalletti, ia punya kontrak, kami senang,”ujar Marotta.

Spalletti direkrut Inter pada 2017. Pelatih berusia 60 tahun terikat kontrak hingga 2021.

Berikut Daftar Top Scorer Liga Premier Inggris

Berikut Daftar Top Scorer Liga Premier Inggris

Daftar Top Scorer Liga Inggris, Salah dan Mane Naik ke Urutan Teratas

Kemenangan besar yang diraih Liverpool pada perlombaan kontra Huddersfield Town di pekan ke-36 Liga Inggris mempunyai arti penting bagi dua pemain bintangnya, Mohamed Salah dan Sadio Mane.

Salah dan Mane sama-sama menorehkan dua gol untuk mengantarkan kemenangan 5-0 timnya pada perlombaan Liverpool vs Huddersfield di Stadion Anfield, Jumat (26/4/2019) atau Sabtu dini hari WIB.

Salah dan Mane sama-sama menorehkan dua gol untuk mengantarkan kemenangan 5-0 timnya pada perlombaan Liverpool vs Huddersfield di Stadion Anfield, Jumat (26/4/2019) atau Sabtu dini hari WIB.

Selain rekor gol tercepat Liverpool di era Liga Premier yang dicatatkan Naby Keita, kemenangan atas Huddersfield juga menempatkan Salah dan Mane di dua posisi teratas kandidat penerima Golden Boot alias Sepatu Emas musim ini.

Salah dan Mane melejit ke peringkat dua teratas dalam daftar pencetak gol di Liga Premier Inggris musim 2018-2019.

Dua bintang Liverpool itu sama-sama mengoleksi lebih dari 20 gol musim ini sesudah masing-masing menyumbangkan dua gol di perlombaan kontra Huddersfield.

Salah menempati peringkat pertama dengan koleksi 21 gol, disusul Mane di urutan kedua dengan raihan 20 gol.

Mereka mengungguli pemain Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang, dan penyerang Manchester City, Sergio Aguero, yang sama-sama mengoleksi 19 gol untuk timnya di Liga Premier musim ini.

Berikut daftar top scorer Liga Premier Inggris hingga pekan ke-36, Sabtu (27/4/2019) :
1. Mohamed Salah (Liverpool) – 21 gol
2. Sadio Mane (Liverpool) – 20 gol
3. Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal) – 19 gol
3. Sergio Aguero (Manchester City) – 19 gol
5. Raheem Sterling (Manchester City) – 17 gol
5. Harry Kane (Tottenham Hotspur) – 17 gol
7. Eden Hazard (Chelsea) – 16 gol
7. Jamie Vardy (Leicester City) – 16 gol

Lionel Messi Disambut Seluruh Pemain Barcelona Selepas Mencetak Gol ke Gawang Levante

Lionel Messi Disambut Seluruh Pemain Barcelona Selepas Mencetak Gol ke Gawang Levante

Lionel Messi Bawa Barcelona Berpesta di Camp Nou

Barcelona berpesta merayakan gelar kampiun LaLiga ke-26. Gol Lionel Messi ke gawang Bandar Bola Terpercaya menjadi penentu kemenangan Blaugrana untuk menentukan diri kampiun.

Dalam perlombaan di Camp Nou, Minggu (28/4/2019) dinihari WIB, Barcelona tak menurunkan Messi sejak permulaan. Luis Suarez, Ousmane Dembele, dan Philippe Coutinho yang dipasrahi mengisi barisan depan. Suarez melaksanakan tes pada menit kedua dan ketiga. Semuanya belum membuahkan hasil.

Tendangan jarak jauh Coutinho pada menit kelima cuma berbuah tendangan sudut. Sebagian dikala kemudian, sundulan Clement Lenglet meneruskan umpan silang Coutinho masih melebar.

Kesempatan Barca pada menit ke-21 masih belum berbuah gol. Suarez menerima bola sodoran Coutinho, lalu melaksanakan penetrasi ke kotak pinalti. Saat telah berhadapan dengan kiper, bola bisa ditekel dari Suarez sampai membelokkan tendangan pemain asal Uruguay itu.

Kiper Levante, Aitor Fernandez, dua kali menggagalkan tes Coutinho. Tendangan pemain nomor punggung tujuh itu pada menit ke-25 bisa ditangkap. Sama halnya dengan sundulan Coutinho dari jarak dekat semenit kemudian.

Coutinho masih belum menyerah. Tembakan jarak jauhnya pada menit ke-27 masih pas mengarah ke pelukan Fernandez.

Vidal! Pemain asal Chile itu melaksanakan tendangan jarak jauh pada menit ke-37. Belum membawa keunggulan untuk Barca. Arah bola tendangannya masih sedikit menyamping ke kanan dari gawang Levante.

Tendangan bebas Coutinho pada menit ke-41 masih membentur mistar! Hingga turun minum tak ada gol, poin masih sama kuat dikala jeda.

Ernesto Valverde melaksanakan pergantian di permulaan babak kedua. Lionel Messi masuk, Coutinho keluar. Lima menit bermain, Messi lantas mengancam. Tendangannya dari luar kotak pinalti masih belum bisa membuahkan hasil.

Hingga menit ke-55, Levante belum bisa mengancam. Belum ada tembakan yang mereka lepaskan.

Pertahanan Levante hasilnya jebol juga pada menit ke-62. Umpan sundulan Vidal, diselesaikan dengan cermat oleh Messi. Dengan tendangan kaki kiri, La Pulga membawa Barca unggul 1-0.

Fernandez bisa menghindarkan gawang Levante dari kebobolan pada menit ke-79. Tendangan Messi yang sukses dia tangkap.

Levante nyaris menyamakan kedudukan via Enis Bardhi pada menit ke-89. Tendangannya menerpa tiang kiri gawang Barcelona, bisa diselamatkan oleh Marc-Andre ter Stegen. Di sisa perlombaan tak ada gol lagi, Barca menang 1-0.

Dengan tambahan tiga poin ini, Barcelona mengumpulkan 83 poin. Nilai mereka memang bisa disamai oleh Atletico Madrid dengan tiga perlombaan sisa, namun Blaugrana unggul head-to-head dari Los Colchoneros.

Inter Milan Siap Tampung Alexis Sanchez

Inter Milan Siap Tampung Alexis Sanchez

Menjalani masa sulit bersama Manchester United membuat Alexis Sanchez diberitakan akan hengkang akhir musim ini. Klub asal Italia, Inter Milan, diberitakan tertarik menampung pemain asal Cile ini.

Satu separo tahun bersama Manchester United, Alexis Sanchez jarang menerima kesempatan bermain akibat dilanda badai cedera dan penampilannya jauh menurun sejak kepindahannya dari Arsenal. Sedangkan Alexis hengkang ke Old Trafford untuk menerima gelar jawara.

Semenjak bergabung bersama Man United, Alexis hanya berhasil mencetak 5 gol dan 9 assist dari 43 penampilan. Tidak sebanding dengan gaji besar yang ia temukan. Menurut laporan Independent seperti diberitakan agen sbobet terpercaya indonesia, Alexis menerima gaji 500 ribu euro atau sekitar 7.9 miliar rupiah per pekan.

Saat ini, sulit menerima daerah di Old Trafford memaksa Alexis mencari klub baru untuk menyelamatkan Kariernya. Inter Milan siap membawanya kembali ke Liga Italia musim panas ini. Akan namun, Alexis semestinya memotong gajinya kalau mau bergabung dengan Inter.

Tidak mengherankan kalau Alexis akan hengkang musim panas ini, karena manajemen Man United siap menyediakan dana besar terhadap Ole Gunnar Solskjaer untuk perombakan skuat demi kembali berprestasi pada musim mendatang.

Liga Italia bukan kompetisi yang asing bagi Alexis Sanchez andai jadi bergabung bersama Inter Milan. Alexis sempat menjajal Liga Italia sejak tahun 2006 hingga 2011 bersama Udinese.

Klopp: Tak Ada Sesal untuk Liverpool, Liga Inggris 2018-2019 Dekati Akhir

Klopp: Tak Ada Sesal untuk Liverpool, Liga Inggris 2018-2019 Dekati Akhir

LIVERPOOL

LIVERPOOL – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, menegaskan tidak ada kata sesal dalam kamus tim asuhannya ketika Liga Inggris 2018-2019 mendekati akhir. Klopp menyebut Liverpool siap untuk menghadapi hasil akhir Liga Inggris musim ini.

Liverpool terlibat persaingan ketat dengan Manchester City untuk menjadi pemenang Liga Inggris musim ini. Pada pertengahan musim, Liverpool dengan nyaman duduki puncak klasemen sementara namun keadaan kini telah berbalik.

Man City unggul satu poin dari Liverpool yang ketika ini ada di posisi kedua dengan koleksi 88 poin. Liverpool yang tidak mampu menjaga konsistensi penampilannya di Januari dan Februari kini diambang kegagalan untuk menjadi pemenang Liga Inggris musim ini.

Kendati demikian, Klopp tidak memperhatikan itu sebagai sesuatu yang mesti disesali karena Liverpool telah melakukan segalanya. Klopp menekankan Liverpool senantiasa berupaya menampakkan sepakbola terbaik mereka di tiap pertandingan demi meraih kemenangan. Bila gelar pemenang Liga Inggris musim ini walhasil jatuh kepada Man City maka Klopp tidak memperhatikan itu sebagai kegagalan.

“Kami mau memainkan sepakbola terbaik yang dapat kami mainkan tiap hari, itu kebenarannya. Kadang-kadang kami mesti menerimanya (kemenangan) tidak terjadi namun kami masih mencobanya dan cuma itu yang kami minati kemudian pada akhir musim Anda memperhatikan di mana Anda berakhir,” ungkap Klopp, seperti yang dikutip dari daftarsbobet, Jumat (26/4/2019).

Bila kami menjalankannya (jadi pemenang Liga Inggris musim ini) kami akan menjalankannya. Bila kami tidak menjalankannya, tidak ada penyesalan selama kami senantiasa memberikan yang terbaik. Aku memperhatikan keseluruhan musim buah hati-buah hati namun musim belum berakhir, bagaimanapun walhasil, itu hanyalah langkah pertama. Kami belum menyelesaikan tulisannya,” pungkasnya.

Gol Tercepat Sepanjang Sejarah Liga Inggris Dicetak Shane Long

Gol Tercepat Sepanjang Sejarah Liga Inggris Dicetak Shane Long

Striker Southampton, Shane Long, merayakan gol yang dicetak ke gawang Watford dalam laga Liga Inggris di Stadion Vicarage Road

Penyerang Southampton, Shane Long, menjadi perbincangan berakhir mencetak gol tercepat sepanjang sejarah Liga Inggris.

Shane Long sejatinya adalah pemain cadangan Southampton.

Pada musim 2018-2019, Long sekadar menjadi pemain inti sebanyak sembilan kali di Liga Inggris.

Sementara itu, masuk pada babak kedua sudah adalah sesuatu yang umum bagi Shane Long, adalah sebanyak 14 kali.

Tetapi, kans menjadi starter dalam partai menghadapi Watford di Stadion Vicarage Road, Selasa (23/4/2019) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB sukses dikembangkan Long dengan fantastis menurut bandar bola terpercaya .

Sesaat setelah Watford melepaskan operan pertama dari kick-off, Shane Long dengan ngotot terus mengejar bola yang bergulir ke wilayah pertahanan tuan rumah.

Antusiasme Long membuat bek Watford, Craig Cathcart, melakukan kekeliruan.

Sepakan Cathcart sukses diblokir oleh Long yang kemudian mendribel bola menuju kotak pinalti Watford.

Dikala tinggal berhadapan dengan kiper Watford, Ben Foster, Shane Long dengan hening melepaskan tendangan cungkil.

Meskipun alhasil poin akhir menjadi 1-1 sebab Andre Gray kapabel menyamakan kedudukan, Long konsisten menjadi bintang lapangan.

Pasalnya, gol Shane Long tercipta cuma dalam waktu 7,69 detik sejak pertandingan diawali!

Bagi Long, ini adalah lesakan keempatnya di Premier League 2018-2019.

Sebelumnya, Shane Long sukses menjebol gawang Leicester City, Liverpool, dan Wolverhampton Wanderers.

Adapun catatan terbaik striker berusia 32 tahun ini dalam semusim Liga Inggris terjadi pada 2015-2016.

Kala itu, Long kapabel menceploskan 10 gol dari 28 pertandingan.